Tampilkan postingan dengan label DIALOG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIALOG. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

Workshop Komite dan Sekolah : Penyusunan Program Dukungan Komite Tahun Ajaran 2011-2012

Workshop Komite dan Sekolah SDN Polisi 4 Bogor berlangsung pada Rabu, 6 Juli 2011 di Kampung Budaya Sindangbarang (KBS) Kota Bogor.Workshop kali ini lebih menitikberatkan pemaparan usulan program dukungan komite kepada sekolah , sekaligus memperteguh silaturahmi dan sinergi antara komite dengan sekolah ,karena sebagus apapun program yang dirancang tak akan terealisasi dan mencapai tujuan secara efektif tanpa adanya  semangat kebersamaan diantara semua stakeholder pendidikan di SDN Polisi 4 Bogor.





Rapat Komite dengan Orang Tua Murid Baru: Presentasi Program Komite


Berlangsung pada hari Senin, 4 Juli 2011 di aula SDN Polisi 4 Bogor.Rapat dan presentasi program komite ini diselenggarkan setelah proses daftar ulang hasil penerimaan murid baru selesai.

Senin, 15 November 2010

Rapat Lanjutan Komite dan Sekolah Sabtu, 13 November 2010

Tema Diskusi Yang dibagikan ke peserta diskusi Klik
Rapat dihadiri hampir semua manajemen sekolahyang diundang, kecuali bidang kurikulum dan Kepala Sekolah tidak hadir karena ada kegiatan diluar.

Tema dan kesepakatan
1.Pengadaan sarana IPA,alat peraga, dan kesenian
sekolah belum juga menginventerisasi kondisi sarana yang ada dan item barang yang urgen dibutuhkan
2.Membangun Perspektif yang sama atas eksistensi sanggar mandiri
Secara implisit kesepahaman sudah terbangun di kalangan guru dan manajemen sekolah.Semoga iklim yang kondusif ini tetap ada selama proses dan waktu yang berjalan
3.Format dukungan komite dalam optimalisasi sarana untuk pelayanan pendidikan
Tergantung dari kemauan manajemen sekolah. Komite dan orang tua sebatas mendorong dan mendukung.Keputusan akhir ada pada pundak leadership lembaga sekolah dan eksekusi pelaksanaan ada pada penyelenggara pendidian di SDN Polisi 4 Bogor.Capeeek deh..
4.Penguatan program pramuka
Peran Pramuka kian penting sebagai sarana latihan dasar kepemimpinan dan spirit kebangsaan. Karena itu ,komite sangat mendukung penambahan 6 orang pelatih baru dari Kwarcab.Jasa pelatih dibayarkan komite dengan dana sumbangan SSPMP orang tua yang dikelola komite
5.Memfasilitasi satpam di gerbang sekolah
Untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, maka komite memfasilitasi satpam tetap di gerbang sekolah.Gaji bulanan satpam dibayarkan komite dengan dana sumbangan SSPMP orang tua yang dikelola komite
6.Tanggap atas kebutuhan kenyamanan primer sekolah
Tema ini dilatarbelakangi oleh keluhan orang tua dan wali kelas atas kondisi beberapa sarana belajar di kelas. Pengurus komite tidak mungkin mendeteksi kondisi real masing masing kelas karena pengurus komite adalah juga orang tua yang terbats waktu dan kewenangannya .Jadi lebih elegan kalau manajemen sekolah yang lebih proaktif mendeteksi dan mengidentifikasi kondisi sarana primer sekolah untuk dicarikan solusinya bersama dengan komite .Untuk tahap awal, komite mengusulkan sekolah membuat dan mengedarkan form isian kondisi dan status sarana belajar di ruang kelas pada masing masing wali kelas.Data form laporan masing masing wali kelas ( baik terencana atau insidensial ) ditindaklanjuti komite dan sapras sekolah untuk tahap perbaikan, penggantian dan pengadaan.Capeek deh...
7.Spirit kepengurusan
Menjadi pengurus komite adalah sebuah pilihan yang tidak populer saat ini tapi tetap harus didasari semangat yang sama, bersifat volunteer dan keikhlasan .Adanya pemahaman yang keliru dari sebagian publik atas eksistensi komite dan dinamika kelembagaan sekolah dan sistim yang membuat komite sekolah kadang tersudutkan adalah sebuah hal yang wajar , tantangan tersebut akan mendewasakan peran fungsi komite ke depan.Dalam situasi tertentu, diperlukan sikap militansi agar beberapa orang tua yang masih bertahan jadi pengurus tetap sabar melewati proses.Tidak ada hasil yang instan

Sabtu, 06 November 2010

Rapat Komite dan Sekolah Tanggal 6 November 2010

"Idiih rapat melulu, ngabisin ngabisin waktu ".Meskipun bukanlah pilihan yang populer dan sepi, menjadi pengurus komite adalah juga sebuah pilihan ,karenanya harus siap dengan konsekuensi konsekuensinya.Perencanaan yang matang dan penyamaan persepsi dari team work adalah 50 persen dari keberhasilan
Berlangsung di ruang audio visual dari jam 11.00 - 15.30.Hadir pengurus Komite .Sementara dari 9 unsur guru,pengelola sanggar dan manajemen sekolah yang diundang via surat, termasuk kepala sekolah, hanya hadir satu orang yakni pak Taufik Hidayat S.Pd karena yang lain mengikuti kegiatan outing ke luar

Pengadaan Tool Lab.IPA ,Alat Peraga dan Alat kesenian tradisional
Bentuk pelayanan seperi apa yang akan diberikan kepada peserta didik atas pengadaan sarana sarana ini yang akan difasilitasi komite yang menggunakan dana sumbangan HSP orang tua murid.Bagaimana kondisi sarana kesenian dan tool Lab. IPA /alat peraga Polpat sekarang.Apa yang lebih urgen diperlukan untuk saat ini.Siapa koordinator dan maintenance sarana sarana ini

Penjajakan Kerjasama IT
Menghadirkan presentasi lanjutan dari calon rekanan Pesona Edu oleh ibu Nina De Graal
Apa blue print sekolah dalam pengembangan pembelajaran berbasis/berbantuan IT ?
Apa blue print sekolah dalam pengembangan skill IT guru dan optimalisasi sarana IT di Polpat? Apa yang bisa dibantu komite?.Sesuaikah benefit yang akan didapat peserta didik atas paket tawaran outsourcing jasa IT dengan investasi iuran yang akan dikeluarkan
Pengambilan keputusan akhir dalam realisasi rencana program sekolah yang berkonsekuensi kepada hayat /iuran orang tua harus di bawa ke forum rapat orang tua murid dan mengacu kepada kesepakatan orang tua murid

Support Visi Sekolah
Di samping didukung oleh berkah keberadaan sumber daya sarana prasarana pendidikan yang jauh memadai dan SDM guru yang ada, apakah yang bisa diberikan komite kepada sekolah dalam mewujudkan program aksi dari visi IPTEK dan IMTAQ yang digagas lembaga sekolah

Mengantisipasi Ekses Sanggar
(sampai saat ini telah mendaftar lebih dari 400-an peserta sanggar)
Niat baik dari penyelenggaraan sanggar adalah mengelaborasi sumberdaya sekolah baik SDM dan sarana untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi orang tua atas layanan non kurikuler yang tidak terakomodir dalam layanan pembelajaran reguler.Walaupun pengelolaan sanggar adalah mandiri, tapi tetap bersentuhan dengan kepentingan sekolah sebagai satu kesatuan lembaga .Komite sekolah sebagai mitra dalam memberikan dukungan pun harus bisa memposisikan dirinya berimbang diantara unsur unsur yang ada di sekolah dan stake holder pendidikan, baik itu pengelola sanggar, lembaga sekolah, guru guru, peserta sanggar dan orang tua , yang semuanya berorientasi demi kelancaran dan kemajuan program yang sudah dan akan diselenggarakan,serta meminimalkan ekses yang muncul belakangan

Rencana Sebar Kuisioner Aspirasi orang Tua Atas Kebijakan Komite dan Sekolah
Dipandang perlu sebuah media yang mampu menyalurkan aspirasi aspirasi orang tua murid/ publik sebagai stake holder pendidikan yang tidak kalah penting perannya dan langsung merasakan layanan kependidikan sehari hari.Keengganan menampung dan menyikapi aspirasi orang tua akan berpotensi menjadikan aspirasi aspirasi tersebut menjadi konsumsi publik di luar keluarga besar SDN Polisi 4 Bogor, dan lama kelamaan akan menjatuhkan kewibawaan sekolah sebagai sebuah kesatuan lembaga dengan komite sekolah.Negara mendirikan Sekolah dan mengakomodir eksistensi komite sekolah sebagai lembaga mitra adalah sebagai perwujudan pelayanan negara kepada rakyatnya/orang tua

Sabtu, 23 Oktober 2010

Rapat Paguyuban Orang Tua Murid Kelas 6

Rapat dihadiri sebagian besar dari 17 orang panitia/perwakilan paguyuban orang tua kelas 6 yang sudah terbentuk pada minggu lalu, diselenggarkan di ruang kelas 6A pada Sabtu, 23 Oktober 2010 mulai jam 09.30- 11.30
Agenda dan kesepakatan:
Presentasi dari masing masing penanggung jawab dan koordinator program terkait teknis pelaksanaan,waktu dan anggaran,yang meliputi:
  1. Program Dukungan Persiapan UASBN 2011
  2. Training motivasi persiapan UASBN 2011 pada bulan Februari 2011
  3. Bimbingan dan konseling siswa kelas 6 dilakukan bulan Nofember 2010 dan Maret 2011
  4. Perpisahan sesuai jadwal dari sekolah
  5. Hasil rapat ini ditindaklanjuti dengan mengedarkan surat permohonan sumbangan kepada orang tua murid kelas 6 bersamaan dengan surat edaran susunan panitia paguyuban orang tua murid kelas 6 tahun ajaran 2010-2011 pada minggu terakhir Oktober 2010,sehingga penggalangan sumbangan orang tua untuk pembiayaan program program yang sudah disepakati di atas berlaku efektif mulai awal bulan Nofember 2010

Sabtu, 16 Oktober 2010

Rapat Komite dengan Perwakilan Orang Tua : Sosialisasi Program dan Reposisi Pengurus Inti Komite

Rapat Sabtu 16 Oktober 2010 inilah adalah lanjutan dari dari rapat Sabtu,9 Oktober 2010
Kesepakatan:
  1. Sanggar : Siap dijalankan pada awal Nofember 2010 agar tidak kehilangan momentum
  2. Kerjasama IT dengan Pesona Edu: Yang memungkinkan adalah kerjasama paket layanan ekstra kurikuler yang terintegrasi dalam kegiatan sanggar mandiri,dan in-house training IT bagi guru dengan harga yang masih perlu dinegosiasi
  3. Revitalisasi pengurus : seiring kepindahan putrinya ke Sekolah Internasional Bogor Raya sejak sekolah gratis dan kesibukan pribadi, maka bendahara utama ibu Dr Ir Krisfianti L Ginoga mengundurkan diri, dan disepakati penggantinya adalah ibu Nurmaini Akbar,SE.Sementara posisi ketua bidang Kesiswaan yang ditinggalkan ibu Nurmaini Akbar digantikan oleh Ir Yeti Sumiati(eks sekretaris bid.kesiswaan ), yang selama ini cukup peduli dengan pengembangan siswa di sekolah.Dari 30 perwakilan orang tua calon pengurus komite potensial yang diundang - hanya 4 orang yang datang,namun tetap berhasil menggaet pengurus baru ibu Resista Vikaliana,sebagai wakil sekretaris komite,dan Pak Mustamim sebagai angota bidang kurikulum.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Rapat Koordinasi Dukungan Komite : Persiapan Sanggar Kreatifitas Mandiri dan Presentasi Penawaran i-Learning Pesona Edu

Rapat Persiapan Sanggar Kreatifitas Mandiri di SDN Polisi 4 Bogor
Rapat berlangsung di ruang kelas 1.A hari Sabtu,9 Oktober 2010 dari jam 11.15 hingga 12.40.Hadir dari unsur komite: Herry Purnomo (ketua) yang memandu jalannya rapat, Ida Suri Setiawati( Wakil Bendahara 1), Nurmaini Akbar (waka bid. Kesiswaan), M.Yusuf (sekretaris), dan dari Pengelola cikal Sanggar hadir:Ida Murnida S.Pd (Ketua), Ahmad Taufik S.Pd (sekretaris), Dra Gustini Eko Widyanti (koordinator bidang Seni Budaya), Hidayat (koordinator bidang olah raga),Titi S.Ag(mewakili koordinator bidang agama), Taufik Hidayat S.Pd (koordinator MIPA dan IT)
Kesepakatan:
  1. Komite mendukung penuh pengelola sanggar merealisasikan kegiatan layanan sanggar kreatifitas mandiri secepat mungkin
  2. Format dan teknis pelaksanaan layanan sanggar adalah otonomi pengelola sanggar , tapi diharapkan aspirasi orang tua yang masuk lewat kuisioner tetap dijadikan tolak ukur dalam menentukan teknis pelaksanaannya
  3. Keuangan Sanggar Kreatifitas Mandiri dikelola bersama sama dengan komite sekolah, tapi terpisah dengan neraca keuangan sumbangan sukarela yang sudah ada(SSPMP dan HSP)
Dengar Presentasi Penawaran jasa i-Learning Pesona Edu

Presentasi dan tanya jawab berlangsung di ruang audio visual lantai 1 hari Sabtu, 9 Oktober 2010 dari jam 12.50 hingga14.50.Rata TengahLatar belakang:
  1. Keberadaan sarana IT di SDN Polisi 4 Bogor sejak 1 tahun belakangan belum termanfaatkan secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran .
  2. Dipandang perlu komite memfasilitasi mengatasi kendala kendala yang ada,baik dari sisi pengembangan SDM dan sistim /platform yang selaras dengan kebutuhan kompetensi layanan dan tantangan pendidikan masa mendatang.
Presentasi disampaikan oleh ibu Maria,kepala cabang i-learning Pesona Edu wilayah Jakarta Barat dan Bogor(regional 3) ,didampingi oleh ibu Fitmasari,supervisor dan trainer

Kesimpulan:
  1. Optimalisasi pemanfaatan sarana IT di SDN Polisi 4 Bogor bukan semata mata demi performance pelayanan pendidikan itu sendiri , tapi sebagai sarana untuk membantu, mempermudah, mempercepat capaian mutu pendidikan yang jauh lebih baik bagi peserta didik.
  2. Untuk meminimalisir resistensi dan memaksimalkan keberhasilan, maka pemilihan platform teknologi berikut pengembangan sumberdaya dalam mendukung proses pendidikan harus tetap mempertimbangkan pakem sistim pembelajaran yang sudah berjalan berikut keterbatasan keterbatasan dan kultur yang ada (personal dan kelembagaan)
  3. Inovasi pelayanan pendidikan di SDN reguler ( gratis) yang berkonsekuensi tambahan pengeluaran dana harus sepadan dengan nilai tambah yang akan didapatkan peserta didik, mempertimbangkan kemampuan anggaran dan masuk akal . Jikapun sumber pembiayaannya dari orang tua/wali peserta didik (karena keterbatasan dana BOS dan sumbangan sukarela), maka hal itu harus diawali dengan pemahaman yang sama dari semua stake holder pendidikan bahwa jauh lebih penting manfaat inovasi pelayanan pendidikan bagi peserta didik daripada menyikapi secara kaku kebijakan pembiayaan program pendidikan dasar gratis yang tengah berjalan saat ini
  4. Mempertimbangkan urgensi dan skala prioritas, maka kerjasama awal yang bisa digagas dengan penyedia jasa i-learning Pesona Edu adalah: IHT (in house training) bagi guru IT, training penyajian pembelajaran berbasis multimedia kepada guru wali kelas dan bidang studi, penggunaan metode/modul i-learning Pesona Edu (terlepas dari apapun bentuk kerjasama lisensinya) dalam layanan bidang IT di Sanggar Kreatifitas Mandiri sebagai uji coba sebelum hal tersebut diterapkan dalam kurikulum resmi TIK dan diintegrasikan pada pembelajaran bidang studi pokok di SDN Polisi 4 Bogor.Tahapan yang disebutkan terakhir perlu kajian serius dan komprehensif dari internal penyelenggara pendidikan SDN Polisi 4 Bogor dan para pengambil kebijakan pendidikan terkait sebelum hal tersebut benar benar dilaksanaka yushokia.08@gmail.com

Sabtu, 07 Agustus 2010

Rapat Komite dan Sekolah Perencanaan Program SDN Polisi 4 Bogor 2010/2011


Rapat perencanaan program komite dan sekolah SDN Polisi 4 Bogor th 2010/2011 mengusung tema "Optimalisasi sarana dan sumber daya Polpat untuk terobosan program pelayanan pendidikan yang sistematik dalam tata nilai dan budaya sekolah yang baik ". Rapat yang berlangsung hangat dan menggigit hingga mengurai hal hal yang amat mendasar program ,tata kelola kelembagaan,penanganan aspirasi dan keluhan publik, format kemitraan sekolah dan komite yang lebih baik ,alur koordinasi komite yang lebih lentur yang dilandasi komitmen dan kebersamaan tsb berlangsung pada Sabtu,7 Agustus 2010 dari jam 10.30-13.15.Dihadiri oleh ketua komite Herry Purnomo beserta pengurus komite lainnya ,dipimpin bersama oleh kepala sekolah,Drs Taufan Hermawan,M.Pd beserta sruktur baru manajemen SDN Polisi 4 yang baru satu minggu terbentuk, terdiri dari pembantu bidang kurikulum ibu Hj Erna Julaeha S.Pd,MM.Pd, bidang kesiswaan ibu Ida Fitriyati,S.Pd,koordinator unit ekskul ibu Ida Murnidah S.Pd, dan bidang kerjasama pak Taufik Hidayat,S.Pd. Sementara bidang TU dan Sapras ibu Hj Metta S.Pd, bidang ketenagaan Ida Farida ,S.Pd dan bendahara BOS Pak Nizar,S.Pd yang juga diundang secara resmi tidak hadir karena sedang ada penugasan keluar dan kuliah.


Rapat ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan draf RAPBK (Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Komite) yang mengacu kepada rancana program kompetensi di luar 14 poin dana BOS yang telah diajukan secara tertulis oleh sekolah, sosialisasi draf RAPBK kepada orang tua dan warga sekolah untuk mendapat masukan dan revisi sebelum disahkan secara resmi paling lambat pertengahan - minggu ke tiga Agustus 2010.
*RAPBK berasal dari dana sumbangan :SSPMP (Sumbangan Sukarela Peningkatan Mutu Pendidikan ) dan HSP (Hibah Sukarela Pendidikan ) dari orang tua mampu dan peduli di SDN Polisi 4 Bogor

Sabtu, 03 Juli 2010

Rapat Komite Dengan Orang Tua Murid Baru SDN Polisi 4 Bogor Tahun Ajaran 2010/2011









Setelah didahului dengan edaran lembaran sosialisasi berupa: undangan rapat,tabel dukungan pendanaan saat sekolah mandiri dan gratis dari orang tua dan komite,buletin edisi PPDB, dan kuisioner kepada orang tua murid baru bertepatan dengan pengumuman hasil PPDB Rabu, 30 Juni kemarin, maka telah berlangsung rapat orang tua murid baru dengan komite pada Sabtu, 3 Juli 2010 di kelas 6A/6B mulai jam 10.00 -12.00 WIB
Agenda:
  1. Silaturahmi komite sekolah dengan orang tua murid baru
  2. Menampung aspirasi dan harapan orang tua murid baru
  3. Paparan perencanaan program komite tahun ajaran 2010/2011
  4. Koordinasi dukungan komite dan orang tua terhadap program kompetensi SDN Polisi 4 Bogor
Dua Ruang kelas tidak cukup menampung peserta rapat yang dihadiri lebih dari 160 orang tua murid baru sehingga sebagian hadirin rapat terpaksa duduk di koridor luar depan kelas.
Iklim rapat cukup berhasil memancing sikap kritis orang tua , baik tentang sumbangan sukarela yang diinisiatif komite SDN Polisi 4 Bogor di tengah kebijakan sekolah gratis,transparansi pengelolaan dana orang tua oleh komite, prioritas program dukungan komite tahun 2010/2011, total anggaran dan kisaran sumbangan sukarela per orang tua yang dibutuhkan hingga permintaan untuk mencari sumber pendanaan alternatif lainnya.Semua keraguan, tuntutan dan aspirasi forum rapat direspon pengurus dengan cara bergantian,ber hati hati dan tidak bias serta diupayakan tidak melanggar aturan perundangan yang berlaku.

Berhubung realisasi program komite dari sumbangan sukarela orang tua tahun 2009/2010 kemarin mencapai keberhasilan lebih dari 90 % dan hasil fisiknya bisa dilihat secara kasat mata oleh publik(Lab. IT,Lab. Bahasa ,Ruang Multimedia, tata ruang Lab.Ipa dll) serta telah tereksposnya lebih dini program komite di kalangan orang tua,maka rapat dapat berjalan efektif dan direspon positif orang tua murid baru.
Saat menjelang akhir rapat komite mengedarkan Surat Pernyataan kesediaan menyumbang dan referensi regulasi yang menjadi acuan komite meggalang harapan dan potensi sumbangan orang tua murid yang mampu dan peduli melalui HSP dan SSPMP.
Karena ini adalah kesempatan rapat pertama orang tua murid baru dengan komite ,maka komite terkesan tidak cukup siap sehingga kelabakan melayani permintaan orang tua murid baru yang tidak hanya memberikan Lembar Surat Pernyataan,tapi beberapa diantaranya juga langsung menyumbangkan dana HSP dan SSPMP persis rapat usai ,alhasil terkumpul dana Rp 30, 5 Juta pada Sabtu 3 Juli 2010.
Sekretariat Komite tetap buka jam 08.00 -12.30 mulai 5 Juli- 11 Juli 2010 untuk melayani orang tua mampu dan peduli yang berniat memberikan sumbangannya,atau bisa ditransfer ke rekening komite sekolah Bank Mandiri No Rekening: 133-00-0765894-1 atas nama Herry Purnomo (ketua komite) dan Kirsfianti L Ginoga(Bendahara komite).
Mohon tanda bukti transfer diserahkan ke sekretariat komite untuk ditukar dengan tanda terima berupa kwitansi penerimaan donasi dari bagian keuangan komite.

Untuk check and balance serta akuntabilitas hasil penerimaan hasil HSP, maka komite akan mengedarkan surat laporan hasil HSP kepada semua orang tua murid kelas 1 pada awal September 2010 dan secara kumulatif hasil HSP dan SSPMP juga akan dirangkum dalam laporan keuangan komite semester 1 tahun 2010/2011 yang akan diedarkan kepada 1070 orang tua murid saat penerimaan rapor sekitar Desember 2010

Antusiasme dukungan ini jelas menggembirakan ,tapi juga berkonsekuensi PR BESAR bagi komite terutama bagi penyelenggara pendidikan untuk dapat memenuhi harapan donatur dan orang tua murid atas pelayanan dan mutu pendidikan yang lebih baik di SDN Polisi 4 Bogor .Karena bagaimanapun sumbangan sukarela di tengah euforia sekolah gratis adalah sebuah ironi tapi juga bukan sesuatu yang "given"(terberikan begitu saja),tapi sekali lagi adalah sebuah cerminan harapan donatur yang menggebu kepada sekolah dasar negeri reguler sebagai bagian layanan publik dalam arti yang sebenarnya.Semoga harapan dan mimpi mimpi tersebut dapat segera terwujud apapun kebijakan,sistim dan dinamika kelembagaan sekolah yang menyertainya,Semoga.

M.Yusuf